Rabu, 30 November 2016

ARTIKEL KENEGARAAN



PERTAHANAN DAN KEAMANAN NKRI HARGA MATI
Oleh : Dwi Nur Amalia


Indonesia merupakan negara yang terdiri dari banyak pulau yang menjadi satu  negara kesatuan yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia atau sering kita sebut sebagai NKRI. Indonesia berbatasan langsung dengan negara-negara lain baik darat maupun laut. Untuk menjaga kedaulatan negara Indonesia harus waspada dengan ancaman dari luar. Banyak ancaman bagi kesatuan bangsa baik ancaman dari dalam maupun dari luar.
            Pasal 25A UUD menentukan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang bercirikan Nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan UU. NKRI dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi dibagi atas kabupaten dan kota , yang tiap-tiap daerah memiliki daerah dan hak mengatur dan mengurus sendiri berdasar asas otonomi dan tugas pembantuan. (Soegito 2013:105)
            Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki wilayah perbatasan dengan banyak negara baik perbatasan darat (kontinen) maupun laut (maritim). Batas darat wilayah Republik Indonesia berbatasan langsung dengan negara-negara Malaysia, Papua New Guinea (PNG) dan Timor Leste. Sedangkan wilayah laut Indonesia berbatasan dengan 10 negara, yaitu India, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Republik Palau, Australia, Timor Leste dan Papua Nugini (PNG). Wilayah perbatasan laut pada umumnya berupa pulau-pulau terluar yang jumlahnya 92 pulau dan termasuk pulau-pulau kecil. Beberapa pulau kecil tersebut harus dijaga karena beberapa pulau tersebut sempat dilrik bahkan diklaim oleh negara lain yang menjadi pertentangan panas.
            Masalah perbatasan merupakan hal yang serius untuk diperhatikan pemerintah Indonesia bahkan bangsa Indonesia. Untuk menjaga pertahanan dan keamanan negara Indonesia harus sangat diperhatikan pula demi kedaulatan bangsa Indonesia ini. Namun, ironinya saya pernah menonton sebuah acara televisi yang menayangkan bahwa di beberapa perbatasan darat Indonesia, di wilayah Sumatra utara khususnya daerah Nunukan, salah satu desa disana berbatasan langsung dengan negara bagian dari Malaysia dengan batas sungai dan hutan di kanan kirinya. Di wilayah perbatasan Indonesia banyak dijumpai barang atau produk malaysia dan ternyata setelah ditelusuri mereka melakukan transaksi dengan cara orang Indonesia menyebrangi sungai tersebut dengan menggunakan perahu motor dengan arus sungai yang sangat deras. Mereka membeli barang di Malaysia, mereka beralasan bahwa harga produk Malaysia lebih murah dibandingkan Indonesia yang membutuhkan biaya yang mahal dan banyak tahap yang harus mereka lewati. Mereka keluar masuk negara lain pun tanpa menggunakan passport dan penjagaan yang ketat. Hal ini harus menjadi perhatian yang serius bagi pemeritah untuk mengatasi masalah yang cukup serius tersebut karena warga Indonesia belum mendapatkan pelyanan yang baik dari negaranya sendiri karena NKRI adalah harga mati.
            Selain faktor dari luar, ancaman bisa juga datang dari dalam. Banyak munculnya gerakan separatisme di Indonesia. Seperatisme adalah suatu gerakan untuk mendapatkan kedaulatan dan memiahkan suatu masyarakat atau wilayah atau kelompok manusia(biasanya kelompok dengan kesadaran nasioal yang tajam)dari satu sama lain (atau suatu negara lain).(Prihantoro 2011:10). Sebagai contoh adalah GAM ( Gerakan Aceh Merdeka), organisasi ini mengancam kesatuan negara Republik Indonesia.
            Dari kedua faktor tersebut diharapkan untuk pemerintah maupun rakyat Indonesia untuk tetap ikut menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena NKRI adalah harga mati.
Kesimpulan
Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki wilayah perbatasan darat (kontinen) dan perbatasan laut (maritim) berbatasan langsung dengan negara-negara lain. Untuk itu Indonesia harus menjaga kedaulatannya demi persatuan Indonesia sesuai dasar negara Indonesia sila ke-3 yaitu Persatuan Indonesia. Selain ancaman dari dalam adapula ancaman dari luar seperti gerakan yang muncul di Indonesia yaitu gerakan separatis. Oleh karena itu mari pemerintah  maupun rakyat Indonesia bersama-sama menjaga pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia.
 
 

0 komentar:

Posting Komentar